Parizal Hafni, Mantan Ketua DPRD Pasbar Pasaman Barat, zamanterkini.com – Mantan Ketua DPRD Pasaman Barat, Ir. Parizal Hafni, menilai p...
Pasaman Barat, zamanterkini.com – Mantan Ketua DPRD Pasaman Barat, Ir. Parizal Hafni, menilai pembangunan akses jalan menuju Rura Patontang, Kecamatan Koto Balingka, harus menjadi prioritas pemerintah daerah. Menurutnya, kawasan tersebut merupakan salah satu daerah terisolasi yang hingga kini masih membutuhkan perhatian serius, terutama terkait infrastruktur jalan.
Parizal Hafni yang berdomisili di Kecamatan Koto Balingka mengatakan, jika pemerintah memiliki komitmen yang kuat, pembangunan jalan menuju Rura Patontang sebenarnya tidak terlalu sulit untuk dituntaskan.

“Kalau pemerintah serius, tidak sulit untuk menyelesaikan jalan aspal yang kurang dari 10 kilometer dari Pegambiran,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa persoalan akses jalan ke Rura Patontang telah berulang kali disampaikannya dalam berbagai forum rapat saat masih menjabat sebagai Ketua DPRD Pasaman Barat.
“Saya pernah menyampaikan kepada pemerintah pada tahun 2020 saat menjabat Ketua DPRD Pasaman Barat agar jalan Pegambiran–Rura Patontang segera dituntaskan. Namun saat itu terjadi pandemi Covid-19 yang menyebabkan sebagian besar anggaran tersedot untuk penanganan wabah tersebut,” ungkapnya.
Menurut Parizal, apabila pembangunan jalan tersebut dapat dianggarkan saat itu, maka akses menuju Rura Patontang kemungkinan sudah selesai dan dapat dilalui kendaraan roda empat dengan baik.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan daerah terisolasi seharusnya menjadi basis utama pembangunan daerah agar masyarakat dapat merasakan pemerataan pembangunan dan kemerdekaan yang sesungguhnya.
“Seharusnya pemerintah melihat daerah terisolir menjadi basis pembangunan agar masyarakat dapat merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya,” katanya.
Sementara itu, salah seorang warga Rura Patontang, Saluddin, mengatakan bahwa Bupati Pasaman Barat bersama rombongan telah mengunjungi daerah tersebut pada pekan lalu setelah peristiwa yang menimpa seorang warga bernama Irhamni.
Menurutnya, dalam kunjungan tersebut bupati mendatangi rumah Irhamni untuk memberikan bantuan sosial serta melakukan pemeriksaan kesehatan. Namun, ia mengaku tidak mengetahui adanya pembahasan khusus mengenai pembangunan jalan menuju Rura Patontang.
“Yang saya tahu tidak ada pembahasan tentang jalan ke sana. Tapi saya yakin mereka telah menyaksikan langsung bagaimana kondisi jalan menuju Rura Patontang,” ujarnya.
Saluddin juga menyebutkan bahwa saat kunjungan tersebut tidak dilaksanakan pertemuan dengan masyarakat setempat.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kondisi jalan yang mengalami kerusakan membentang mulai dari Jorong Pegambiran hingga Rura Patontang.
“Kalau yang rusak memang dapat dikatakan mulai dari Pegambiran,” ujarnya.
Menurut Saluddin, ruas jalan yang hingga kini belum tersentuh pembangunan menuju Rura Patontang diperkirakan masih sekitar 1 hingga 1,5 kilometer lagi. Selain itu, terdapat kebutuhan pembangunan dua unit jembatan serta beberapa gorong-gorong agar akses transportasi masyarakat dapat berjalan lebih lancar.
“Jalan yang belum tersentuh pembangunan sekitar 1 sampai 1,5 kilometer lagi. Selain itu juga masih perlu pembangunan dua jembatan dan gorong-gorong,” tutupnya. *** irz




COMMENTS