PASAMAN BARAT, zamanterkini.com – Para dokter spesialis yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasaman Barat akhirnya aktif ke...
PASAMAN BARAT, zamanterkini.com – Para dokter spesialis yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasaman Barat akhirnya aktif kembali setelah sempat mogok satu hari. Dalam musyawarah bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, disepakati bahwa persyaratan dan regulasi mengenai pemberian insentif bagi para dokter spesialis akan diselesaikan segera mungkin.
Terkait besaran insentif yang akan diterima para dokter, hingga saat ini masih belum bisa ditetapkan karena masih menunggu rampungnya proses regulasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat, dr. Gina Alecia, M.Kes, menjelaskan bahwa rapat yang digelar pada hari Rabu kemarin antara pihak dokter dan Pemkab baru berfokus pada pembahasan regulasi pendukung, bukan pada nominal angka.
"Hasil rapat kemarin belum ada pembahasan nilai. Karena masih dalam proses persiapan regulasi baru. Berapa nilainya, itu belum ada pembahasan," ujar dr. Gina.
Sebagai gambaran, kabupaten tetangga seperti Kabupaten Pasaman memberikan insentif dokter spesialis sekitar Rp15 juta. Namun, apakah Pasaman Barat bisa menyesuaikan dengan angka tersebut?
Menanggapi hal ini, dr. Gina menyarankan agar konfirmasi terkait kemampuan anggaran dan target realisasi dalam satu bulan ini ditanyakan langsung ke Badan Keuangan and Aset Daerah (BKAD).
"Mengenai anggaran, saya tidak tahu berapa kemampuan daerah. Karena nanti akan ada pengkajian oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran (Banggar) . Makanya, yang lebih tepat untuk menjawab mengenai besaran dan realisasi itu adalah BKAD," pungkasnya. *** irz
.png)
COMMENTS